Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Tugas Soal Pilihan Ganda


TUGAS KELOMPOK
v  Nama       : 1. SELVI  ANDESLIN (28211853)
                   2. SONDITA SITI UMIRA (26211852)
v  Kelas      : 2EB08
v  Mata Kuliah: Ekonomi koperasi
    Bab 1 Konsep, Aliran dan Sejarah Koperasi

SOAL PG
Jawaban benar tanda ( * )
1.      Dalam koperasi terdapat 3 konsep koperasi yaitu kecuali.....
a.       Konsep koperasi barat
b.      Konsep koperasi Liberalis *
c.       Konsep koperasi Sosialis
d.      Konsep koperasi Negara Berkembang

2.      Organisasi swasta yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan,dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotannya dan menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi merupakan pengertian dari konsep.....
a.       Koperasi Sosialis                                                           
b.      Koperasi Liberalis         
c.       Koperasi Negara   Berkembang
d.      Koperasi Barat *

3.      Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah,koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem  dari system sosialisme untuk mencapai tujuan adalah menurut konsep.....
a.       Konsep Koperasi Sosialis *
b.      Konsep Koperasi Negara berkembang
c.       Koperasi konsep Liberalis
d.      Konsep koperasi Barat

4.      Dalam konsep koperasi Barat terdapat unsur-unsur positif diantaranya,kecuali.....
a.       Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara berkerjasama antar sesama anggota
b.      Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan
c.       Hasil berupa defisit/kerugian didistribusi kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati *
d.      Keuntungan  yang belum didistribusikan aka dimasukkan sebagai cadangan koperasi

5.      Pengembangan usaha perusahaan dalam hal investasi,formasi permodalan,pengembangan SDM,pengembangan keahliaan untuk bertindak sebagai  wirausahawan dan berkerja sama antar koperasi secara horizontal dan vertical merupakan .....
a.       Pengertian Koperasi
b.      Dampak langsung koperasi terhadap anggota *
c.       Dampak tidak langsung koperasi terhadap anggotanya
d.      Tujuan koperasi

6.      Dampak langsung dari koperasi terhadap anggotannya yaitu.....
a.       Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan
b.      Mengembangakan inovasi pada perusahaan skala kecil
c.       Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dengan pelanggan
d.      Promosi kegiatan ekonomi anggota *

7.      Pengembangan kndisi social ekonomi dan inovasi sehumlah produsen dan skala kecil maupun pelanggan merupakan.....
a.       Pengertian koperasi Sosialis
b.      Dampak langsung koperasi terhadap anggota
c.       Dampak tidak langsung koperasi terhadap anggota *
d.      Tujuan koperasi

8.      Dampak tidak langsung koperasi terhadap anggotannya kecuali.....
a.       Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi,formasi permodalan,pengembangan keahlian *
b.      Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil
c.       Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil
d.      Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dengan pelanggan

9.      Meningkatkan kondisi social ekonomi anggotannya mrupakan tujuan dari konsep.....
a.       Koperasi barat
b.      Koperasi sosialis
c.       Koperasi Liberalis
d.      Koperasi Negara Berkembang *

10.  Dominasi  campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangan koperasi merupakan ciri tersendiri koperasi.....
a.       Belum berkembang
b.      Sudah berkembang *
c.       Tidak ada perkembangan
d.      Meraih perkembangan

11.  Dalam koperasi terdapat 3 aliran koperasi yaitu kecuali.....
a.       Aliran yardstick                                             
b.      Aliran sosialis 
c.        Aliran Fasisme *
d.       Aliran Persemakmuran(commonwealth)
12.  Dijumpai  pada Negara yang berIdeologi Kapitalis dan pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi adalah cirri-ciri dari aliran.....
a.       Yardstick *                                                        c. Persemakmuran
b.      Sosialis                                                               d. Komunisme

13.  Berikut ini adalah ciri-ciri dalam Aliran sosialis yaitu.....
a.       Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi ditengah-tengah masyarakat
b.      Koperasi menjadi kekuatan untuk mengimbangi,menetralisasikan dan mengoreksi
c.       Pengaruh aliran ini sangat kuat terutama dinegara-negara barat dimana industry berkembang dengan pesat
d.      Pengaruh aliran ini bnayak dijumpai dinegara-negara eropa timur dan rusia *

14.  Berikut ini yang termasuk dalam cirri-ciri Aliran Persemakmuran adalah kecuali.....
a.       Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat
b.      Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategi dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
c.       Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi ditengah-tengah masyarakat *
d.      Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat”kemitraan(partnership)” dimana pemerintah bertanggung jawab dalam pertumbuhan koperasi\

15.  Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untukk mencapai kesejahteraan masyrakat disamping itu menyatukan rakyat  lebih mudah melalui organisasi koperasi merupakan cirri-ciri aliran....
a.       Sosialis *                                                            c. Persemakmuran
b.      Yardstick                                                            d. Komunisme

16.  “Kemakmuran masyarakat berdasarkan koperasi “ karangan E.D Damanik membagi koperasi menjadi  4 aliran yaitu kecuali.....
a.       Cooperative Commonwealth School
b.      School of competitive yardstick
c.       The socialist school
d.      School of modified liberalism *

17.  Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalis namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan dampak negative dan kapitalis yaitu pengertian aliran.....
a.       Cooperative commonwealth school
b.      School of competitive yardstick *
c.       The socialist school
d.      Cooperative sector school

18.  Cerminan sikap yang mengingikan dan memperjuangkan agar prinsip-prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia dan lembaga sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang dominan di tengah masyarakat merupakan pengertian.....
a.       Cooperative commonwealth school *
b.      School of competitive yardstick
c.       The socialist school
d.      Cooperative sector school

19.  Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari system sosialis adalah pengertian dari.....
a.       Cooperative sector school
b.      The socialist school *
c.       School of modified capitalism
d.      Cooperative commonwealth school

20.  Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari kapitalis maupun sosialisme,dan karenannya berada diantara kapitalis dan sosialis merupakan pengertian dari.....
a.       Cooperative sector school *
b.      The socialist school
c.       School of modified capitalism
d.      Cooperative commonwealth school

21.  Moh.Hatta dalam pidatonya tanggal 23 agustus 1945 mengatakan bahwa yang dikehendaki bangsa Indonesia adalah suatu kemakmuran masyarakat yang berasaskan koperasi,judul pidato tersebut adalah.....
a.       Indonesia maju Berjaya                                     c. Koperasi indonesia
b.      Indonesia Aims and Ideals *                              d. Indonesia raya

22.  Koperasi modern yang berkembang dewasa ini lahir pada tahun 1844 bertempat di.....
a.       Rochdale *                                                         c. Denmark
b.      Jerman                                                                d. Leuwilian

23.  Koperasi modern di Negara Inggris sudah mencapai pada 100 unit pada tahun.....
a.       1850                                                                   c. 1852 *
b.      1851                                                                   d. 1853

24.  Pada tahun 1818-1888 koperasi berkembang di jerman dipelopori oleh beberapa tokoh kecuali.....
a.       Ferdinand lasalle                                                           
b.      Raiffesen                                   
c.       Fredrich w                                                                     
d.      Herman Schulze *

25.  Pada tahun 1808-1883 koperasi dipelopori oleh Herman Schulze berkembang di Negara.....
a.       Denmark *                                                         c. Jerman
b.      Inggris                                                                d. Belanda

26.  Koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional awalnya telah dibentuk suatu gerakan pada tahun 1896 di London yaitu....
a.       CWS                                                                 
b.      ICA*                 
c.       Bank Simpan Pinjam
d.      The cooperate whole sale society

27.  Pada tahun 1895 pertama kali koperasi didirikan di Indonesia  yang bertempat di.....
a.       Bogor                                                                   c. Jakarta
b.      Leuwiliang *                                                         d. Bandung

28.  Raden  ngabel anawriaatmadja,patih purwokerto untuk menolong teman sejawatnya para pegawai negeri pribumi melepaskan diri dari cengkraman pekepas uang yaitu mendirikan.....
a.       Koperasi                                                            c. Bank Simpan Pinjam *
b.      Bank Indonesia                                                  d. D’javabank

29.  Bank simpan pinjam bisa dikatakan bank tabungan jika dipakai istilah tentang pokok-pokok perbankan pada undang-undang....
a.       UU No 14 tahun 1967 *                                    c. UU No 14 tahun 1976
b.      UU No 14 tahun 1968                                       d. UU No 14 tahun 1966

30.  Pusat koperasi pembelian “ The cooperative whole sale society (CWS) “ dibentuk pada tahun....
a.       1859                                                                   c. 1861
b.      1860                                                                   d. 1862 *


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sertifikat


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TANDA KEHANCURAN BISNIS SUKSES


TANDA KEHANCURAN BISNIS YANG SUKSES
“KEBIASAAN BURUK MEMICU KEBANGKRUTAN BISNIS



Suatu bisnis tentu tidak mudah dalam mencapai kesusksesan. Namun,kesuksesan itu sendiri mampu menimbulkan malapetaka. Mengapa bisa seperti itu? Disini saya sedikit akan membahas dan menjelaskan  hal yang terjadi seperti yang telah saya baca dari sebuah buku Dr. Jagdish Shelt berjudul 7 kehancuran Bisnis Sukses. Suatu Bisnis (perusahaan) ketika mencapai suatu kesuksesan sangat  sensitive akan namanya kehancuran. Dan pembahasan saya mengacu pada beberapa penyebab tanda-tanda suatu bisnis yang sukses sangat dekat akan kehancuran jika tidak didasari kebiasaan baik.

Suatu Perusahaan yang sedang meraih kejayaan akan kesuksesan tanpa sadar menciptakan suatu kebiasaan buruk yang dapat mengubah kesuksesan mereka merosot menjadi kegagalan ,seperti contohnya  manusia yang menciptakan kebiasaan  buruk yang terus menerus dilakukan dan akhirnya menimbulkan ketagihan. kebiasaan seperti hal yang dilakukan inilah yang dapat menyebabkan hancurnya suatu bisnis yang sukses.
Namun perusahaan dapat menghentikan dan mengatasinya, dengan perbaikan umumnya dipicu oleh yang namanya krisis. Seperti contoh, perusahaan mulai sadar dan akan mengatasi akan permasalahan itu ketika perusahaan mulai mengahadapi krisis yang muncul dalam bentuk adanya persaing yang mengancam perusahaan,mulai banyak pangsa pasar, dan akan kehadiran teknologi yang mengancam keunggulan perusahaan tersebut.Krisis seperti ini dapat menjadi permasalahan bagi perusahaan namun juga sebalikknya dapat menyadarkan perusahaan dari kebiasaan buruknya.
Oleh karena itu Attitude(sikap)suatu perusahaan sangat mempengaruhi akan keberhasilan perusahaan,karena attitude adalah “kunci kesuksesan”. Maksudnya  disini   jika kita memiliki attitude yang baik,tentu akan menimbulkan hal yang baik juga tentunya bagi perusahaan  namun sebalikknya  sebaliknya attitude yang buruk menimbulkan keburukan juga yang dapat  mengancam perusahaan akan  datangnya kehancuran.

Beberapa kebiasaan buruk yang mampu menghancurkan suatu bisnis yang sedang sukses:

1. Pengikaran (mitos,ritual dan kekolotan)
Pengingkaran disini maksudnya ketidakpercayaan,penolakan akan adanya realitas. salah satu pertahanan diri yang dilakukan tanpa sadar untuk  mengurangi akan kecemasan yang terjadi pada dirinya dengan cara menyangkal pikiran ,perasaan dan fakta yang secara sadar menyakitkan.
Tanda-tanda pengingkaran:
·      Sindrom yang  menganggap kebiasaan buruk yang kita lakukan dan orang lain lakukan tentu yang menimpa orang lain akan berbeda dengan yang akan terjadi pada kita karena menggagap diri kita memiliki hal yang lebih yang mengganggap tentunya tidak akan terjadi pada kita.
·      Sindrom yang terlalu bangga diri dan tidak mengakui keunggulan orang lain
·      Sindrom yang menyalahkan orang lain atas situasi kita

2. Arogansi (kebanggaan sebelum jatuh)
Maksudnya disini menganggap diri lebih hebat dari kenyataan yang
sebenarnya. Hal arogan seperti ini mampu meruntuhkan perusahaan.
Tanda-tanda arogansi:
·      Berhenti mendengarkan orang lain,maksudnya menyepelehkan  dan mentertawakan pendapat orang lain
·      Berfoya-foya dalam segala hal dan memamerkan kesuksesan
·      Mengintimidasi orang lain
·      Mau menang sendiri

3. Sikap puas Diri
Puas diri adalah perasaan aman dan nyaman  yang disebabkan akan keyakinan kesuksesan yang pernah terjadi dimasa lalu dan yakin akan berlanjut dimasa mendatang ,dan sikap seperti inilah yang menyebabkan kita mengabaikan kenyataan, tidak bertindak karena menyukai sikap anda yang sekarang karena akan kenyamanan akibat kesuksesan yang pernah diraih. Sikap puas diri  dilandasi 3 hal : kesuksesan yang pernah terjadi dimasalalu, keyakinan masa depan dapat diperkirakan kesuksesan bisnis  yang terjadi akan mudah mengatasi kesulitan. Sikap seperti inilah yang dapat membawakan kesuksesan kepada kegagalan .
Tanda-tanda yang terjadi:
·         Dalam proses mengambil keputusan sangat lambat
·         Melakukan semuanya sendiri
·         Harus mendapat persetujuan semua orang sebelum mengambil keputusan

4. Terlalu mengandalkan kompetensi
Kebanyakan perusahaan mengandalkan kesuksesannya pada satu kompetensi dan tidak melihat kesempatan lain bila terus mengandalkan kompetensi maka kekuatan perusahaan adalah kelemahan perusahaan
Contohnya ketergantungan desain, ketergantungan penjualan, ketergantungan pada layanan
Tanda-tanda ketergantungan kompetensi:
·      Usaha untuk mentransformasi perusahaan gagal:telah melakukan rekayasa ulang,perbaikan tetapi tidak memberikan perubahan
·      Tidak memiliki semangat dan harapan dan tidak tahu harus berbuat apa
·      Loyalitas terhadap perusahaan hilang,seperti Investor mengalihkan investasi,pemasok berganti kerja sama dengan pihak lain,dan konsumen setia terhadap perusahaan pun ikut menghilang pada akhirnya.

5. Rabun jauh persaingan(hanya melihat kompetisi jangka pendek)
Tanda-tandanya:
·      Kita hanya terpaku terhadap perusahaan besar sehingga tidak melihat perusahaan kecil sebagai pesaing
·      Kita tidak menyadari bahwa pemasokpun bias menjadi pesaing bagi perusahaan
·      Tidak terlalu memperdulikan adanya perusahaan yang baru
·      Tidak berani menghadapi produk subtitusi

6. Fanatisme wilayah
Adapun tanda-tanda yan terjadi seperti adanya:
·      Perpecahan
·      Kekosongan kekuasaan yang berada diatas membuat para manajer sulit dalam mengambil keputusan
·      Terjadinya kebingungan

7. Obsesi volume (Peningkatan volume dan penciutan laba)
Adanya ‘inefiensi biaya’ maksudnya tidak terkendalinya strukur biaya,disini perusahaan terlalu mengelurkan banyak uang untuk mendapatkan uang. Dalam hal ini terjadinya ketimpangan antara biaya dan pendapatan yang menjadi masalah umum bagi setiap perusahaan.
Tanda-tanda obesesi volume:
·      Perusahaan tidak sepenuhnya mengendalikan biaya yang terjadi seperti biaya operasional,harga pembelian,perjalanan,pengeluaran modal dll
·      Kita selalu menghitung keuntungan dan kerugian pada level perusahaan meski sudah tidak lagi efisien
·      Membiarkan kesuksesan di satu bisnis dan menutupi kegagalan unit bisnis lain,tidak beroperasi secara efisien.
·      Auditor,harga saham,analisis industry mengatakan hasil yang tidak baik akan yang terjadi pada perusahaan

Semua yang telah dijelaskan disini tentu semua kebiasaan buruk yang mempu meruntuhkan perusahaan yang sedang Berjaya, jangan terlena akan kesuksesan yang terjadi.jika kebiasaan tersebut terus menerus dilakukan justru tidak dipungkiri lagi kalau perusahaan harus siap berada pada level keruntuhan. Tentu sebelum permasalahan terjadi  hal yang harus dilakukan yaitu pencegahan. Beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan:
1.    Pengingkaran : Penerapan system yang menentang asumsi bisnis dan
Kekolotan,Menyadarkan manajer untuk berfokus kemasa depan
2.    Arogansi   : Miliki penasihat eksekutif professional yang selalu mengingatkan akan bahaya arogansi,membatasi publikasi pribadi
3.    Sikap puas diri  : Menarapkan komoensasi berdasarkan prestasi,menciptakan tolak ukur secara kuantitatif untuk menilai tingkat puas diri perusahaan
4.    Ketergantungan kompetensi :selalu bereada dalam kondisi proaktif untuk berpindah dari teknologi sekarang ke teknologi masa depan
5.    Rabun jauh persaingan : Membentuk tim persaingan bisnis yang independen,memantau perusahaan pinggiran
6.    Fanatisme wilayah :ciptakan budaya yang tidak memiliki fungsi yang dianggap”lebih pendting” dari pada yang lain
7.    Obsesi Volume :ciptakan system insentif bagi tenaga penjualan berdasarkan profibilitas pelanggan.
Kesimpulannya: Dalam perusahaan yang sedang mengalami kesuksesan harus selalu memperhatian 7 sikap(attitude) yang buruk yang telah dijelaskan diatas yang mampu membuat suatu perusahaan mengalami keruntuhan dan perusahaan harus siap melakukan pencegahan atau solusi sebelum terjadi permasalahan yang lebih besar lagi. kesadaran adalah kuncinya,karena kesadaran sangat diperlukan dalam menghindari hal-hal tersebut dan pemimpin perusahanan siap memprediksi dan menyiapkan dunia masa depan dan menyimgkirkan kebiasaan buruk perusahaan di masa lalu dan melakukan pencegahan agar tidak terulang dimasa depan.

Sumber:
Jagdish N,Sheth.2008. 7 Tanda kehancuran bisnis sukses. Jakarta :PT Gramedia Pustaka Utama
         


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Bagaimana mensosialisasikan koperasi kepada masyarakat


Bagaimana mensosialisasikan koperasi kepada masyarakat?


Eksistensi koperasi di Indonesia hingga kini masih selalu menjadi perbincangan umum, maupun di kalangan akademis, yang seakan-akan tidak pernah habisnya. Setelah membahas tentang koperasi dari tugas sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa Koperasi itu adalah suatu badan usaha yang tujuannya adalah untuk mensejahterakan para anggotanya. Artinya, jika para anggotanya tidak sejahtera, maka berarti koperasi tersebut gagal mewujudkan fungsi atau peran utamanya.

Namun mungkin hanya sebagian orang hanya mengetahui tentang bagaimana makna,manfaat,atau hal-hal kegiatan koperasi.oleh karena itu timbulah pertanyaan,bagaimana suatu koperas itu Dalam  terus berkembang dan bertahan jika masyarakat itu sendiri tidak mengetahui apa itu koperasi sendiri?untuk menjawab pertnyaan ini,jawaban yang paling relevan yaitu mensosialisasikan hal-hal tentang koperasi tersebut ke masyarakat.

 Adapun Tujuan dari Mensosialisasikan kepada mayarakat tersebut yakni untuk peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai peranan koperasi bagi pemberdayaan masyarakat. Sesuai dengan Keberadaan koperasi seperti yang diamanatkan UU nomor 25 tahun 1992 memiliki peran yang sangat strategis bagi pemberdayaan masyakat melalui kegiatan ekonomi secara mandiri disamping menunjang resistensi pemerintah dalam meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakatnya,.

Mengingat strategis dan pentingnya keberadaan koperasi, maka kegiatan ini memfokuskan pada peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan koperasi dengan materi kegiatan : arti penting dan strategis koperasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, aspek hukum, ekonomi, manajemen, keorganisasian, pengelolaan, dan permodalan dengan metode Diskusi, Tanya jawab, modul dan alat peraga.
Sebenarnya berpartisipasi dalam sebuah koperasi banyak Keuntungan yang dapat diperoleh oleh masyarakat baik keuntungan berupa financial maupun non financial. Maksud keuntungan financial disini seperti anggota dapat meminjam uang pada koperasi untuk modal usaha dengan bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman kepada rentenir. selain itu iuran yang dipungut dari anggota  pun tidak menguras kantong dan Keuntungan yang lainnya yaitu seperti setiap anggota dapat membeli barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah di koperasi. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bukan menjadi anggota koperasi. oleh karena itu  dalam kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini sangat mencekik hal seperti ini perlu diketahui oleh masyarakat,agar masyarakat mampu memilah-memilah keuangan dengan baik. untuk itu masyarakat perlu mengetahui informasi seperti ini penyampaian nya itu dapat berupa sosialisasi

Adapun cara mensosialisasikan kepada masyarakat seperti:
1.    Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai keorganisasaian dan pengelolaan dan pendirian koperasi, perencanaan usaha, aspek hukum usaha, permodalan dan peluang usaha.
Contonya:
Memberikan pengetahuan bagi masyarakat mengenai pendirian dan pengelolaan koperasi serta aspek-aspek ekonomi dan hukum yang berkaiatan dengan perkoperasian.

2.    Bagaimana memberikan pemahaman dan motivasi kepada masyarakat akan pentingnya koperasi sebagai salah satu usaha kegiatan swadiri yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat
Contohnya:

Memberikan pemahaman sosial ekonomis akan pentingnya koperasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai usaha mandiri.

3.    Memberikan kesadaran kepada masyarakat arti penting berkoperasi, koperasi yang dibentuk haruslah melaksanakan prinsip-prinsip koperasi, serta menghindari pembentukan koperasi hanya kepentingan sesaat dari beberapa orang saja. Apabila peserta sosialisasi ini dapat memberikan  penjelasan atau motivasi kepada masyarakat arti penting berkoperasi
4.    Memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai prinsip dan peran dari suatu koperasi itu sendiri, dengan tujuan agar sosialisasi ini dapat memotivasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam melakukan kegiatan koperasi.

Dengan adanya kegiatan  seperti ini diharapkan :
·         Adanya Peningkatkan pengetahuan masyarakat bagaimana mendirikan koperasi dan pengelolaannya
·         Adanya Peningkatkan pemahaman masyarakat akan arti penting koperasi bagi masyarakat
·         Mensosialisaikan koperasi pada masyarakat agar masyarakat tertarik pada koperasi yang paling efektif juga bisa dengan menggunakan sosial media internet .Memanfaatkan media teknologi yang sekarang sudah maju, mulai dari internet atau media massa masyarkat merupakan suatu cara sosialisasi yang sangat efektif, dari segi waktu, uang dan tenaga.
·         Bisa juga dengan meemberikan informasi koperasi lebih mendalam lewat brosur, pamflet atau semacamnya,Didalambrosur tersebut bisa menampilkan hal-hal menarik tentang koperasi seperti  pembelian diskon diskon setiap pembelian barang tertentu.
·         Adanya kegiatan sepeti seminar-seminar tentang koperasi bersifat persuasif,.Didalam kegiatan tersebut masyarakat bisa mengadakan Tanya jawab dengan pakarnya agar dapat lebih mengetahui tentang koperasi itu sendiri dan tidak hanya mendengar sosialisasi tersebut. Tapi diharapkan diwujudkan dalam kenyataannya sehingga dapat memajukan perkoperasian di Indonesia..

Selain itu juga dapat diterapkan beberapa metode-metode contohnya:
1.    Penyuluhan dan sosialisasi (ceramah)
Dengan cara memotivasi agar masyarakat memiliki keinginan yang kuat untuk mendirikan serta menjadi anggota koperasi.
2.    Metode Tanya jawab.
Dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menanyakan hal-hal tertentu yang dianggap belum jelas berupa jawaban, tanggapan dan pemikiran-pemikiran lainnya
Diharapkan dengan sosialisasi seperti yang telah dijelaskan di atas,masyarakat akan leboh tertarik akan koperasi dan diharapkan juga koperasi-koperasi di Indonesia dapat berkembang lebih baik lagi,dan tetap bertahan sebagai soku guru perekonomian Indonesia.
Daftar pustaka:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tugas 2 Siapkah koperasi menghadapi Globalisasi?


Siapkah koperasi menghadapi globalisasi??

Dalam Era globalisasi ini,di Indonesia di butuhkan badan-badan usaha yang  mampu mensejahterakan masyakat diantaranya Dalam sistem perekonomian Indonesia dikenal ada tiga pilar utama yang menyangga perekonomian Ketiga pilar itu adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), dan Koperasi.

Menurut UU No25 Thn1992,Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat

Untuk itu di tuntut peran koperasi sebagai badan usaha  yang mampu Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya

koperasi sebagai pilar ekonomi bangsa saat ini semakin mencemaskan jika dibandingkan dengan badan usaha lainnya. Dilihat dari perkembangan koperasi Indonesia saat ini sangat jauh dari peran koperasi itu sendiri, Dalam kata lain, di Indonesia, setelah lebih dari 50 tahun keberadaannya, lembaga yang namanya koperasi ini yang diharapkan menjadi pilar perekonomian nasional dan juga lembaga gerakan ekonomi rakyat ternyata tidak berkembang dengan baik seperti koperasi-koperasi di negara-negara maju. Oleh karena itu tidak heran kenapa peran koperasi di dalam perekonomian Indonesia masih sering dipertanyakan dan selalu menjadi bahan perdebatan  karena tidak jarang koperasi dimanfaatkan di luar kepentingannya.

Berdasarkan kenyataan yang dibahas di atas ,maka pertanyaan-pertanyaan penting sekarang ini adalah: bagaimana perkembangan koperasi di Indonesia hingga saat ini dan bagaimana prospeknya ke depan di dalam era globalisasi dan apa tantangan-tantangan utama yang sedang atau akan dihadapi oleh koperasi Indonesia? Untuk menjawabnya, dua hal yang harus dilihat terlebih dahulu, yakni sejarah keberadaan koperasi dan fungsi yang dijalankan oleh koperasi yang ada di Indonesia selama ini.
1.    Dalam hal pertama itu adalah apakah lahirnya koperasi di Indonesia didorong oleh motivasi seperti yang terjadi di Negara Maju (khususnya di Eropa), yakni sebagai salah satu cara untuk menghadapi mekanisme pasar yang tidak bekerja sempurna.
2.    Dalam hal kedua tersebut, pertanyaannya adalah: apakah koperasi berfungsi seperti halnya di Negara Maju atau lebih sebagai “instrumen” pemerintah untuk tujuan-tujuan lain.

Mungkin perbedaan yang paling besar antara koperasi di negara-negara lain, khususnya Negara Maju, dengan di Indonesia adalah bahwa keberadaan dan peran dari koperasi di Indonesia tidak lepas dari ideologi Pancasila dan UUD 45, yakni merupakan lembaga kehidupan rakyat Indonesia untuk menjamin hak hidupnya memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan sehingga mewujudkan suatu masyarakat adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia
Jika koperasi diakui sebagai badan usaha, maka koperasi mestinya harus seperti badan usaha lainnya. Maksudnya koperasi mestinya mengejar profit sebesar-besarnya dengan langkah-langkah dan perhitungan bisnis seperti yang biasa dilakukan oleh perusahaan lainnya. Namun hal ini sering bertentangan dengan keinginan anggotanya yakni menyejahterakan anggota.

Globalisasi itu sendiri ditandai dengan adanya pergerakan barang, modal dan uang dengan bebas dan perlakuan terhadap pelaku ekonomi sendiri dan asing (luar negeri) sama.
 Sehingga era globalisasi sering menjadi dilema bagi masyarakat, pemerintah dan dunia usaha. Kita tidak bisa membendung dan menahan bergulirnya globalisasi di tengah-tengah masyarakat, yang bisa kita lakukan adalah mengantisipasi dan mempersiapkan diri terhadap tantangan globalisasi.
Para pelaku koperasi seharusnya bersikap reaktif dan antisipatif menghadapi globalisasi ekonomi. Bukan mengeluh dan belum siap menghadapi globalisasi tanpa ada usaha dan kerja keras. Mengeluh bukanlah merupakan jalan keluar dari ancaman globalisasi
Globalisasi ekonomi telah menjadi sistem yang mendunia, tetapi tetap saja berada dalam lingkuan yang penuh kontroversi.
Di satu sisi globalisasi mempunyai dampak positif yaitu pasar terbuka, arus modal tanpa pembatas, akan memaksimalkan efisiensi dan efektifitas ekonomi demi terwujudnya kesejahteraan untuk semua. Sebaliknya dampak negatifnya kelompok anti globalisasi meyakini bahwa liberalisasi ekonomi hanya akan menguntungkan yang kuat dan melumpuhkan yang lemah, menciptakan kebangkrutan dan ketergantungan
negara berkembang terhadap negara maju.Untuk itu dalam hal menyikapi globalisasi ekonomi haruslah dengan kritis, hati-hati, dan penuh perhitungan.

Seperti contoh misalnya dampak perdagangan Indonesia dengan Cina pasca ditetapkannya ACFTA,Membanjirnya produk dari Cina di Indonesia, di satu sisi bisa menjadi pemicu bangkitnya UMKM/koperasi di negeri kita untuk meningkatkan daya saing produksinya. Namun di sisi lain murahnya produk dari Cina menguntungkan konsumen di negeri kita yang memiliki kemampuan daya beli terbatas karena
Berpendapatan rendah.
Sekarang ini, koperasi telah menjadi sumber penghidupan bagi sebagian besar ada di pedesaan, Untuk itu kita tidak berharap, era globalisasi menjadikan negeri kita semakin terpuruk yang disebabkan salah strategi dalam mengelola pembangunan ekonomi dan politik.
Sektor usaha kecil dan koperasi mesti harus menjadi prioritas utama pemerintah dalam membangun ekonomi bangsa menuju era globalisasi dengan beberapa strategis seperi dinegara-negara maju.

1.    Perlu adanya perubahan,diharapkan koperasi memiliki daya saing dan sekaligus menjadi daya tarik bagi anggota maupun masyarakat. Untuk meningkatkan daya saing, paling tidak ada lima (5) prasyarat utama, yakni mereka memiliki sepenuhnya pendidikan, modal, teknologi, informasi, dan input krusial lainnya. Banyak koperasi yang gagal dan bangkrut disebabkan karena ketidaksiapan sumber daya manusianya.
2.    Koperasi perlu diarahkan pada prinsip pengelolaan secara modern dan aplikatif terhadap perkembangan zaman(Globalisasi) dan tantangan yang semakin global. Untuk itu perbaikan terhadap masalah pengelolaan manajemen dan organisasi perlu terus dilakukan.
3.    lingkungan internal koperasi harus diperbaiki, yang mencakup aspek kualitas SDM, terutama jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), penguasaan pemanfaatan teknologi dan informasi, struktur organisasi, sistem manajemen, kultur/budaya bisnis, kekuatan modal dan jaringan bisnis dengan pihak luar.
Di samping itu, lingkungan eksternal harus juga kondusif, yang terkait dengan kebijakan pemerintah, aspek hukum, kondisi persaingan pasar, kondisi ekonomi-sosial-kemasyarakatan, kondisi infrastruktur, tingkat pendidikan masyarakat, dan perubahan ekonomi global
4.    Tujuan pendirian koperasi benar-benar untuk menyejahterakan anggotanya. Pembangunan kesadaran akan tujuan perlu dijabarkan dalam visi, misi dan program kerja yang sesuai, yang merupakan modal penting bagi pengelolaan koperasi secara profesional, amanah, dan akuntabel. Untuk itu strategi kerja sama antar koperasi maupun kerja sama dengan para pelaku lainnya dengan prinsip saling menguntungkan perlu dikembangkan Koperasi mampu bertahan dalam perkembangan global ini
5.    Memperbaiki kinerja koperasi.Salah satu indikator yang umum digunakan untuk mengukur kinerja koperasi adalah perkembangan volume usaha dan sisa hasil usaha (SHU). Seperti halnya profit perusahaan, SHU sangat dipengaruhi oleh sisi permintaan (harga dan volume penjualan efektif) dan penawaran (biaya produksi). Jadi, SHU mencerminkan tingkat efisiensi yang berbanding lurus dengan tingkat produktivitas di koperasi.
6.    Manajemen dan organisasi yang baik juga merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan suatu koperasi seperti perkembangan-perkembangan di Negara maju. Salah satu hal yang dapat digunakan untuk mengukur “kecanggihan” sistem manajemen dan organisasi yang diterapkan oleh koperasi adalah jumlah manajer dan karyawan. Semakin canggih sistem manajemen semakin banyak jumlah manajer (misalnya manajer keuangan dan manajer operasional) dan semakin besar organisasi semakin banyak jumlah karyawan. Dalam hubungannya dengan SHU, hipotesisnya adalah bahwa semakin bagus manajemen atau organisasi koperasi semakin besar SHU-nya.
Untuk itu koperasi di Indonesia diharapkan dalam mengahadapi zaman yang globalisasi ini harus bias bersaing dengan badan usaha lainnya dan mampu bertahan seperti koperasi-koperasi di Negara maju. Siap tidak siap koperasi di Indonesia harus Tetap bertahan di masa globalisasi ini balik lagi kepada peran dan fungsi koperasi yang tujuannya utuk mensejahteraan ekonomi rakyat khususnya anggota.
Daftar pustaka :
Tulus Tambunan dan Chairulhadi M. Anik,FORUM EKONOMI INDONESIA,Center for Industry, SME & Business Competition Studies( University of Trisakti)
PERKEMBANGAN KOPERASI DI INDONESIA: PROSPEK DAN TANTANGAN DI DALAM ERA GLOBALISASI EKONOMI DAN LIBERALISASI PERDAGANGAN DUNIA[1]





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS